PENDAHULUAN
Perkembangan
teknologi sangat berpegaruh terhadap perkembangan game, dimana perubahannya
akhir-akhir ini makin pesat berkembang. Video game atau Console game ini adalah
sebuah bentuk dari multimedia interaktif yang digunakan untuk sarana hiburan.
Game ini dimainkan dengan menggunakan sebuah alat yang bisa digenggam oleh
tangan dan tersambung ke sebuah kotak alat atau console. Pada sekitar awal
dekade 80-an, sebenarnya sudah ada persaingan ketat antar perusahaan game dalam
memasarkan produknya. Jenis game-nya juga masih sangat sederhana dengan grafik
yang sangat kasar.
Saat ini, video
game sudah berkembang pesat pemain yang cukup dominan adalah X-Box dari
Microsoft dan PlayStation keluaran Sony. PlayStation (PS) telah sukses sampai
mengeluarkan seri terbaru yaitu PS4 dengan kisaran harga 5 juta.
Para gamers lama
kelamaan menginginkan suatu permainan yang tidak saja dapat dimainkan oleh 2
orang, tapi juga bisa dimainkan secara massal dan bersamaan. PlayStation dan
X-Box pun tampil sebagai sebuah console yang sudah bisa dimainkan secara
online. Selain dari console, game juga bisa dijalankan dari personal computer
(PC) atau sering juga disebut juga PC game. Game di PC tidak kalah menariknya
dibanding dengan di console.
BISNIS DALAM GAME KOMPUTER
Bisnis
dalam game komputer berkembang pesat seiring dengan berkembangnya teknologi
canggih saat ini. Dahulu kita hanya dapat menikmati game yang tersedia di dalam
komputer itu sendiri, seperti pinball dan solitaire. Namun sekarang sudah
tersedia game online, dan juga games yang dapat didownload baik free maupun
berbayar. Games berbayar juga merupakan bisnis karena sama saja dengan kita
mengeluarkan uang untuk membeli sebuah barang. Games berbayar ini biasanya
memberikan kepuasan tersendiri bagi pembelinya, karena terdapat fitur yang
bagus di dalamnya. Perkembangan lainnya ialah warung internet atau yang sering
kita dengar dengan istilah warnet. Warnet kini identik dengan game online yang
mereka sediakan, adapun game berbayar yang disediakan warnet sehingga kita
hanya tinggal memainkannya.
Game/permainan
adalah sesuatu yang sangat digemari oleh anak-anak hingga orang dewasa. Game
berarti “hiburan”. Permainan game juga merujuk pada pengertian sebagai
“kelincahan intelektual” (intellectual playability). Sementara kata “game” bisa
diartikan sebagai arena keputusan dan aksi pemainnya. Ada target-target yang
ingin dicapai pemainnya. Kelincahan intelektual, pada tingkat tertentu,
merupakan ukuran sejauh mana game itu menarik untuk dimainkan secara maksimal.
Para
pengelola industri game saat ini berlomba-lomba untuk menciptakan game yang
lebih nyata dan menarik untuk para pemainnya. Hal inilah yang membuat
perkembangan games di komputer sangat cepat. Sehingga games bukan hanya sekedar
permainan untuk mengisi waktu luang atau sekedar hobi. Melainkan sebuah cara
untuk meningkatkan kreatifitas dan tingkat intelektual para penggunanya.
Aplikasi games
dapat dijalankan pada berbagai platform. Beberapa platform media yang bisa
dijadikan pilihan untuk advergames adalah :
·
Personal
Computer berupa aplikasi games pada PC. Games ini dijalankan pada personal
computer. Pada media Personal Computer, durasi waktu penayangan adalah tidak
terbatas, selama games tersebut bagus dan mampu menghibur audience/pemain, maka
selama itulah tingkat kemungkinan untuk dilihat audience akan semakin tinggi.
·
Web
Based Games, yaitu aplikasi games yang diletakkan pada server di internet
dimana audience/pemain hanya perlu menggunakan akses internet dan browser untuk
mengakses games tersebut. Corporate yang memiliki keinginan mengumpulkan
komunitas internet dan sekaligus memperkenalkan product/brandnya
·
SmartPhones/PocketPC.
Aplikasi games yang jalan pada mobile devices bersistem operasi Windows phone
atau Android. Product yang memiliki target market status ekonomi A,B dan
karakter pengusaha/ eksekutif muda sangat cocok apabila menggunakan media
PocketPC/SmartPhones sebagai bagian aktivitas kegiatan advertising.
·
CellPhones
/ Mobile Phones. Aplikasi games untuk cell-phones atau mobile phones sebenarnya
bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan potensial pelanggan dengan golongan Status
Ekonomi Responden A,B dan C. Produk yang memiliki target golongan ABG, remaja,
anak kuliah, eksekutif muda sangat tepat menggunakan media ini, mengingat pada
golongan inilah mereka suka sekali mencoba dan mengeksplorasi features aplikasi
yang tersedia pada mobile/cellphones mereka.
Disain Skenario, Script , dan
Storyboard Game Komputer
Desain
memiliki pengertian sebagai suatu pemikiran baru atas fundamental seni dengan
tidak hanya menitik-beratkan pada nilai estetik, namun juga aspek fungsi dan
latar industri secara massa, yang memang pada realitanya pengertian desain
tidak hanya digunakan dalam dunia seni rupa saja, namun juga dalam bidang
teknologi, rekayasa, dll. Ada 7 prinsip dalam desain yaitu; Keseimbangan,
Kesatuan, Perbandingan, Urutan, Irama, Skala, .Fokus
Dasar
untuk pembuatan film adalah skenario, maka dasar untuk membuat game adalah
design documents atau desain skenario game. Dalam desain dokumen ada ketentuan
program game, grafik, tokoh, animasi, suara, dan musik. Yang merupakan gabungan
dokumen yang mendiskripsikan secara kompleks semua segi game yang direncanakan.
Tidak
ada patokan umum apa saja yang harus menjadi bagian design documents, karena
ada banyak perbedaan tergantung proyeknya. Tetapi dalam satu hal semua dokumen
sama, harus mendeskripsikan game secara kompleks maupun mendetail. Singkatnya,
dalam struktur dokumen-dokumen ini seharusnya terdapat seluruh materi yang
mencakup seluruh aspek game. Baru berdasarkan design documents yang lengkap
bisa ditulis spesifikasi untuk rancangan engine atau modifikasi engine yang
sudah ada, dan rencana produksi. Bagian akhir dari design documents adalah
catatan-catatan desainer game, di mana dicantumkan misalnya ide-ide susulan
atau perubahan yang dilakukan berdasarkan hasil tes, dan seterusnya.
Script
adalah suatu uraian interaksi manusia dengan mesin yang membantu proses desain
dan berfokus pada keperluan user yang berbeda sehingga dapat digunakan untuk
aktivitas desain.
Storyboard
adalah sketsa gambar yang disusun berurutan sesuai dengan naskah, dengan
storyboard kita dapat menyampaikan ide cerita kita kepada orang lain dengan
lebih mudah, karena kita dapat menggiring khayalan seseorang mengikuti
gambar-gambar yang tersaji, sehingga menghasilkan persepsi yang sama pada ide
cerita kita.
Tujuan
Storyboard yaitu sebagai panduan bagi orang-orang yang terlibat di dalamnya,
mulai dari sutradara, penulis cerita, lighting dan kameramen memungkinkan
seorang pembuat film untuk memprevisualisasikan ide-idenya Sebagai Alat untuk
mengkomunikasi ide keseluruhan film menjelaskan tentang alur narasi dari sebuah
cerita Berperan dalam pewaktuan (timing) pada squence, percobaan-percobaan
dengan sudut pandang kamera, perpindahan dengan kesenambungan (countinuity)
antara element-element dalam sebuah frame.
Artificial Intelligent pada Game
Decision Making: Decision Tree, State Machine dan
Rule Systems
Artificial
Intelligence merupakan salah satu bagian ilmu komputer yang membuat agar mesin (komputer)
dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia. Game atau
permainan dalam media elektronik merupakan salah satu aplikasi yang dapat
mengandung kecerdasan buatan. Bermain game merupakan salah satu sarana
pembelajaran. Dalam game kecerdasan buatan dapat terlihat dari bagaimana
tingkah laku / behaviour yang dilakukan oleh game tersebut. Pada game yang
memiliki kecerdasan buatan didalamnya maka game tersbut seolah-olah memiliki
kemampuan layakmya manusia seperti dapat melihat, memukul, menghitung dan lain
sebagainya.
Decision
making yaitu suatu pemecahan masalah dan pengambilan keputusan. Decision making
game merupakan suatu pemecahan masalah dalam pembuatan permainan dan menentukan
solusi dari suatu masalah tersebut.
Decision Making
bisa terjadi apabila mengalam 3 situasi diantaranya :
·
Decision
making under certainty. Misal: Linear Programming
·
Decision
making under risk (uncertainty). Misal: Maximax, maximin, dll.
·
Decision
making in conflict. Dengan Game Theory
Path Finding: Waypoints dan Path Finding , A*
Searching, Dijkstra
Pathfinding
adalah proses pencarian path tercepat dari titik asal ke titik tujuan dengan
menghindari berbagai halangan sepanjang path yang ditempuh. Terdapat berbagai
algoritma pencarian jalur yang dapat dipakai, sebut saja djikstra, A*, dsb.
Algoritma
Dijkstra, (dinamai menurut penemunya, seorang ilmuwan komputer, Edsger
Dijkstra), adalah sebuah algoritma rakus (greedy algorithm) yang dipakai dalam
memecahkan permasalahan jarak terpendek (shortest path problem) untuk sebuah
graf berarah (directed graph) dengan bobot-bobot sisi (edge weights) yang
bernilai tak-negatif.
A*
(dibaca "A bintang"/"A star") adalah algoritma pencarian graf/pohon yang mencari jalur dari
satu titik awal ke sebuah titik akhir yang telah ditentukan. Algoritma A*
menggunakan pendekatan heuristik h(x)
yang memberikan peringkat ke tiap-tiap titik x dengan cara memperkirakan rute terbaik yang dapat
dilalui dari titik tersebut. Setelah itu tiap-tiap titk x tersebut dicek satu-persatu berdasarkan urutan yang dibuat
dengan pendekatan heuristik tersebut.
Maka dari itulah algoritma A* adalah contoh dari best-first search.
Arsitektur Game Engine
Arsitek adalah pelajaran untuk membuat
rancangan dari bangunan. Sedangkan
arsitektur Game Engine adalah sistem perangkat lunak yang dirancang
untuk menciptakan dan pengembangan video game. Dapat dikatakan bahwa arsitektur
mesin game itu adalah rancangan dari sistem perangkat lunak dari game itu
sendiri.
Tahap
awal dari merancang suatu game adalah memilih jenis game yang akan dibuat agar
dapat lebih terfokus dalam mengerjakannya. Selanjutnya adalah mendesaian game
yang akan dibuat. Setelah kita memiliki desain game, langkah berikutnya adalah
mengimplementasikan desain tersebut menjadi source code. Apabila source telah
selesai dirancang, maka game tersebut dapat dimainkan dan digunakan sesuai yang
diinginkan oleh sang pembuat game. Apakah game tersebut dibuat untuk
dikomersilkan atau dikembangkan oleh orang lain.
Tipe-Tipe Game Engine
Game
engine biasanya datang dengan macam-macam jenis dan tujuannya. Ada 3 tipe game
engine yaitu sebagai berikut :
1.
Roll
Your-Game Engine
2.
Mostly-Ready-Game
Engine
3.
Point-and-Click
Engine
Jenis Game Engine
1.
Freeware
•
Blender
•
Golden
T Game Engine (GTGE)
•
DXFramework
•
Ogre
•
Aleph
One
•
Axiom
Engine
•
Allegro
Library
•
Box2D
•
Build
Engine
•
Cube
•
Cube
2
•
DarkPlaces
•
jMonkeyEngine
(jME)
•
Panda3D
•
Pipmak
Game
•
Unity
2.
Berbayar/
Commercial
•
Alamo
•
A.L.I.V.E
•
BigWorld
•
DXStudio
•
Dunia
Engine
•
Euphoria
•
GameStudio
•
Jade
Engine
•
Jedi
•
Medusa
•
RPG
Maker VX
•
RPG
Maker XP
•
RPG
Maker 2003
•
RPG
Maker 95
•
Vision
Engine
•
Visual3d
Interaksi Fisik dalam teknologi
Game:
Efek fisik dalam Game
Game
konsol modern saat ini sudah dilengkapi dengan perangkat gerak yang melibatkan
aktivitas fisik sehingga permainan video game dapat sekaligus melatih otot dan
gerak selayaknya berolahraga, seperti halnya yang disediakan oleh konsol
Nintendo Wii, PS3 Move, atau yang lebih canggih lagi, Xbox 360 Kinect.
Game
– game yang melibatkan aktivitas fisik seperti game tinju, tennis, sepakbola
dsb, yang mengharuskan anda untuk menggerakkan tangan dan anggota tubuh anda
sesuai tema video game yang dimainkan.
Untuk mendapatkan seperangkat konsol tersebut tidaklah perlu
mengeluarkan kocek yang dalam. Ketiganya memiliki harga yang berlainan yang
dapat disesuaikan dengan kocek anda.
Collusion Detection
Algoritma
untuk mendetetesi collision(tabrakan) untuk permain game. Flash mulai versi 5
ke atas menyediakan method yang bernama hiTest untuk memeriksa apakah sebuah
movie clip bertabrakan dengan movie yang lain. Sebelum method hiTest ini
tersedia, Flash harus mendeteksi secara manual koordinat sebuah movie clip
lain.
User Interface
pada Game Komputer
Antarmuka
(Interface) merupakan mekanisme komunikasi antara pengguna (user) dengan
sistem. Antarmuka (Interface) dapat menerima informasi dari pengguna (user) dan
memberikan informasi kepada pengguna (user) untuk membantu mengarahkan alur
penelusuran masalah sampai ditemukan suatu solusi. Desain user interface dalam
game berbeda dari desain UI lainnya karena melibatkan unsur tambahan fiksi.
Fiksi melibatkan avatar dari pengguna yang sebenarnya, atau player. Sebuah
Desain Antarmuka (Interface) pada suatu Game mempengaruhi kenyamanan dan sejauh
mana user/pengguna meminati Game tersebut.
Dalam desain antarmuka game terdapat
beberapa elemen yang diantaranya adalah :
1.
Diagetic:
Desain antarmuka yang termasuk dalam permainan game yaitu yang dapat dilihat
dan didengar oleh karakter dalam permainan. Yang dimaksudkan pada antarmuka
diagetic ini segala sesuatu yang terlihat terkecuali elemen-elemen non-diegetic
seperti HUD, Kursor mouse, Informasi dari Komputer,dll Contoh: Interface dalam
game Dead Space, pada game Assassin’s Creed
2.
Non-diegetic:
Desain Antarmuka yang diberikan sebagai tambahan di luar dunia game itu
sendiri, hanya terlihat dan terdengar ke pemain di dunia nyata. Sehingga
seakan-akan karakter dalam dunia game tidak melihatnya. Mass Effect 3
menggunakan banyak Non-diegetik elemen UI untuk menginformasikan pemain senjata
karakter dipilih dan kekuasaan - antara lain.
3.
Spatial:
Elemen User Interface yang disajikan dalam ruang permainan 3D dengan atau tanpa
suatu entitas dari dunia permainan yang sebenarnya (diegetik atau
non-diegetik). Outline karakter dalam Left 4 Dead adalah contoh dari
non-diegetik User Interface spatial.
4.
Meta:
Gambaran yang bisa muncul dalam dunia game, namun tidak selalu divisualisasikan
spasial untuk pemain.Contoh yang paling jelas adalah efek ditampilkan di layar,
seperti percikan darah pada kamera untuk menunjukkan kerusakan. Contoh: Duty
Calls- The Calm
Penampilan
Grafik Scene game komputer
Pengertian Visibility merupakan tampilan grafik scene game pada komputer.
Bagaimana sebuah game terlihat oleh user agar menarik dan berkualitas sehingga
user menikmati game tersebut.
Biasanya
pada video game terdapat istilah scene 2.5D. Sebenarnya istilah tersebut tidak
berbeda jauh dari scene 2D (dua dimensi). Hanya saja 2.5D memiliki beberapa
fitur tambahan berupa efek cahaya, bayangan dan sebagainya yang dibuat agar
seakan-akan menyerupai scene 3D. Biasanya gameplaynya memang mirip game 2D
dimana kita hanya bisa bergerak secara horizontal dan vertical namun beberapa
gambarnya di render secara 3D. Teori grafik 2.5D ini biasa juga disebut dengan
pseudo-3D sedangkan pada istilah game lebih dikenal dengan
isometric/diametric/trimetric projection.
Game
Berjaringan
Game Online atau sering disebut Online
Games adalah sebuah permainan (games) yang dimainkan di dalam suatu jaringan
(baik LAN maupun Internet). Sebuah game online adalah permainan video yang
dimainkan selama beberapa bentuk jaringan komputer , menggunakan komputer
pribadi atau konsol video game. Game online dapat berkisar dari yang sederhana
lingkungan berbasis teks grafis game menggabungkan kompleks dan dunia maya
dihuni oleh banyak pemain secara bersamaan. Banyak permainan online terkait
komunitas online, membuat game online suatu bentuk kegiatan sosial di luar
permainan pemain tunggal.
Pembuatan Game Komputer dengan
menerapkan konsep Artifial Intelligent pada sebuah game engine
Kecerdasan
Buatan atau kecerdasan yang ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur
dalam konteks ilmiah didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Sistem
seperti ini umumnya dianggap komputer. Beberapa macam bidang yang menggunakan
kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika
fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika. Banyak hal yang kelihatannya sulit
untuk kecerdasan manusia, tetapi untuk Informatika relatif tidak bermasalah.
Seperti contoh: mentransformasikan persamaan, menyelesaikan persamaan integral,
membuat permainan catur. Di sisi lain, hal yang bagi manusia kelihatannya menuntut
sedikit kecerdasan, sampai sekarang masih sulit untuk direalisasikan dalam
Informatika. Contoh media interaksi ialah:
·
Penglihatan
(vision)·
·
Suara
(voice).
·
ucapan
(speech)·
·
Gerakan
anggota badan ( gesture)
REFERENSI
•
http://www.dream-frog.com/2009/08/algoritma-ai-sederhana-membuat-musuh.html
•
http://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_buatan
•
http://informatika.web.id/category/kecerdasan-buatan/
•
http://en.wikipedia.org/wiki/Game_engine
•
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_game_engines
•
http://sergeantfai.blogspot.com/2012/04/arsitektur-game-engine.html
•
http://sevencrews.blogspot.com/2012/04/arsitektur-game.html
•
https://marshaclick.wordpress.com/2015/04/18/interaksi-fisik-dalam-teknologi-game/
•
http://andriyanaade.blogspot.co.id/2015/04/teknologi-game-dan-bisnis-game-dalam.html
•
https://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_buatan
https://repository.telkomuniversity.ac.id/pustaka/files/98039/jurnal_eproc/implementasi-adaptive-artificial-intelligence-pada-game-capture-the-flag-dengan-metode-dynamic-scripting.pdf
•
http://fitriaps1.blogspot.co.id/2015/03/artificial-intelligence-ai-pada-game.html
•
http://febryansyahhhydro.blogspot.co.id/2015/04/arsitektur-game-engine.html
•
https://bamandhityo.wordpress.com/tag/algoritma-collision-detection/
•
http://eituzed.blogspot.co.id/2015/04/penampilan-grafik-scene-game-komputer.html