Kamis, 01 Desember 2016

Cloud Computing A.K.A Komputasi Awan

Nama : Deni Rahman
NPM :5241369
Kelas : 4IA18


Definisi Cloud Computing

Anda mungkin mulai sering mendengar istilah “cloud” atau “cloud computing”, tetapi masih belum terlalu mengerti  ‘binatang’ macam apa cloud computing itu sebenarnya. Sebagian orang menganggap cloud adalah semacam teknik virtualisasi komputer, sehingga satu atau beberapa komputer bisa dibuat menjadi banyak virtual komputer. Ada juga yang menganggap cloud tidak ada bedanya dengan VPS (virtual private server), di mana VPS ini adalah teknologi yang sudah ada dari beberapa tahun yang lalu.  Pada dasarnya pendapat tersebut tidak sepenuhnya salah, karena virtualisasi memang merupakan salah satu komponen dari cloud computing.

Tetapi pengertian cloud computing sebenarnya lebih dari itu.  Cloud computing adalah kumpulan dari beberapa computing resources yang terintegrasi menjadi satu dan di-delivered melalui web. Cloud computing juga didasarkan pada teknologi grid computing, yaitu membuat skalabilitas suatu sistem computing menjadi sangat besar dengan cara menggabungkan beberapa computing resources menjadi satu resource.

Cloud Computing adalah sebuah model client-server, di mana resources seperti server, storage, network, dan software dapat dipandang sebagai sekumpulan services. Services tersebut dapat diakses oleh user setiap saat secara remote.

Inti dari teknologi cloud computing adalah virtualisasi. Pada cloud computing, physical machine 
(mesin fisik) digantikan dengan virtual machine (mesin virtual), physical network dan physical storage digantikan dengan virtual network dan virtual storage.

Bisa dikatakan cloud computing adalah grid computing + virtualisasi.


Sejarah Cloud Computing

·         Tahun 1995 Larry Ellison, pendiri perusahaan Oracle. “Network Computing” Ide ini sebenarnya cukup unik dan sedikit menyindir perusahaan Microsoft pada saat itu. Intinya, kita tidak harus "menanam" berbagai perangkat lunak kedalam PC pengguna, mulai dari sistem operasi hingga perangkat lunak lainya. Cukup dengan koneksi dengan server dimana akan disediakan sebuah environment yang mencakup berbagai kebutuhan PC pengguna.
·         Tahun 2000 Marc Benioff, mantan wakil presiden perusahaan Oracle. “salesforce.com” ini merupakan sebuah perangkat lunak CRM dengan basis SaaS (Software as a Service). Tak disangka gebrakan ini mendapat tanggapan hebat. Sebagai suksesor dari visi Larry Ellison, boss-nya. Dia memiliki sebuah misi yaitu “The End of Software”. 
·         Tahun 2005 – Sekarang Cloud Computing sudah semakin meningkat populatitasnya, dari mulai penerapan sistem, pengunaan nama, dll. Amazon.com dengan EC2 (Elastic Computer Cloud); Google dengan Google App. Engine; IBM dengan Blue Cord Initiative; dsb. Perhelatan cloud computing meroket sebagaimana berjalanya waktu. Sekarang, sudah banyak sekali pemakaian sistem komputasi itu, ditambah lagi dengan sudah meningkatnya kualitas jaringan komputer dan beragamnya gadget yang ada. Contoh dari pengaplikasianya adalah Evernote, Dropbox, Google Drive, Sky Drive, Youtube, Scribd, dll.

Layanan Cloud Computing

1.      Software as a Service (SaaS)
SaaS adalah layanan dari Cloud Computing dimana pelanggan dapat menggunakan software (perangkat lunak) yang telah disediakan oleh cloud provider. Pelanggan cukup tahu bahwa perangkat lunak bisa berjalan dan bisa digunakan dengan baik.  Contoh dari layanan SaaS ini antara lain adalah:
Layanan produktivitas: Office365, GoogleDocs, Adobe Creative Cloud, dsb.
Layanan email: Gmail, YahooMail, LiveMail, dsb.
Layanan social network:  Facebook, Twitter, Tagged, dsb.
Layanan instant messaging: YahooMessenger, Skype, GTalk, dsb.

2.      Platform as a Service (PaaS)
PaaS adalah layanan dari Cloud Computing kita bisa menyewa “rumah” berikut lingkungannya, untuk menjalankan aplikasi yang telah dibuat. Pelanggan tidak perlu pusing untuk menyiapkan “rumah” dan memelihara “rumah” tersebut. Yang penting aplikasi yang dibuat dapat berjalan dengan baik. Pemeliharaan “rumah” ini (sistem operasi, network, database engine, framework aplikasi, dll) menjadi tanggung jawab dari penyedia layanan.
Contoh penyedia layanan PaaS: Amazon Web Service, Windows Azure, dan GoogleApp Engine

3.      Infrastructure as a Service (IaaS)
IaaS adalah layanan dari Cloud Computing sewaktu kita bisa “menyewa” infrastruktur IT (unit komputasi, storage, memory, network, dsb). Dapat didefinisikan berapa besar unit komputasi (CPU), penyimpanan data (storage), memory (RAM), bandwidth , dan konfigurasi lainnya yang akan disewa. Untuk lebih mudahnya, layanan IaaS ini adalah seperti menyewa komputer yang masih kosong. Kita sendiri yang mengkonfigurasi komputer ini untuk digunakan sesuai dengan kebutuhan kita dan bisa kita install sistem operasi dan aplikasi apapun diatasnya.
Contoh penyedia layanan IaaS : Amazon EC2, Rackspace Cloud, Windows Azure,

Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing

Kelebihan Cloud Computing:
  • Menghemat biaya investasi awal untuk pembelian sumber daya. 
  • Bisa menghemat waktu sehingga perusahaan bisa langsung fokus ke profit dan berkembang dengan cepat. 
  • Membuat operasional dan manajemen lebih mudah karena sistem pribadi/perusahaan yang tersambung dalam satu cloud dapat dimonitor dan diatur dengan mudah. 
  • Menjadikan kolaborasi yang terpercaya dan lebih ramping. 
  • Menghemat biaya operasional pada saat realibilitas ingin ditingkatkan dan kritikal sistem informasi yang dibangun.
Kekurangan dari Cloud Computing:
  • Komputer akan menjadi lambat atau tidak bisa dipakai sama sekali jika internet bermasalah atau kelebihan beban.  
  • Perusahaan yang menyewa layanan dari Cloud Computing tidak punya akses langsung ke sumber daya. Jadi, semua tergantung dari kondisi vendor/penyedia layanan Cloud Computing
  • Jika server vendor rusak atau punya layanan backup yang buruk, maka perusahaan akan mengalami kerugian besar.

Contoh Perusahaan yang Menggunakan  Cloud Computing 

  • TelkomCloud
TelkomCloud merupakan solusi yang dihadirkan oleh Telkom Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pasar akan Cloud Computing di Indonesia.
TelkomCloud adalah layanan yang menyediakan IT Resources Service (Computing, Storage & Network) dan Application Services dengan menggunakan teknologi virtualisasi berbasis cloud computing (on-demand, rapid elasticity, & fast deployment) yang akan meningkatkan akselerasi bisnis pelanggan.

  • Google Drive

Google Drive adalah layanan cloud storage dari Google yang diluncurkan pada akhir April 2012, yaitu layanan untuk menyimpan file di internet pada storage yang disediakan oleh Google. Dengan menyimpan file di Google Drive maka pemilik file dapat mengakses file tersebut kapanpun dimanapun dengan menggunakan komputer desktop, laptop, komputer tablet ataupun smartphone. Dan file tersebut dapat di share dengan orang lain untuk berbagi pakai dan juga kolaborasi peng-edit-annya. Kapasitas yang disediakan oleh google drive untuk layanan gratis adalah 5GB, untuk menggunakan kapasitas lebih dari itu maka akan dikenakan biaya tambahan.
Dengan menggunakan Google Drive, berarti pemilik file telah memiliki back-up file nya di internet sehingga jika terjadi sesuatu pada file yang disimpan di komputer atau laptop, misalnya file tersebut rusak atau hilang atau terkena virus, atau komputer/laptopnya rusak yang menyebabkan tidak dapat digunakan, maka file yang berada di Google Drive tetap aman dan tetap dapat diakses menggunakan komputer lain yang terhubung ke internet.


Sumber Materi di Internet :
·         http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan
·         http://pusatteknologi.com/pengertian-manfaat-cara-kerja-dan-contoh-cloud-computing.html

·         Buku Cloud Computing - Teori dan Paktik (OpenNebula, VMware, dan Amazon AW Penerbit : Informatika, Penulis : Iwan Sofana, dan Tahun terbit : 2012.

Sabtu, 22 Oktober 2016

Search Engine Optimization a.k.a SEO

Nama : Deni Rahman
NPM :5241369
Kelas : 4IA18

Apa SEO itu ?

SEO adalah serangkaian proses sistematis untuk meningkatkan volume / kualitas kunjungan melalui mesin pencari menuju situs tertentu dengan memanfaatkan mekaninsme kerja ataupun algoritma mesin pencari.
Secara sederhana, tujuan SEO adalah menempatkan situs pada posisi teratas atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci yang ditargetkan.

Berdasarkan data situs alexa (www.alexa.com/topsites), saat ini mesin pencari google masih memimpin di urutan pertama dari website lain, seperti Youtube, Facebook, Baidu, Wikipedia, dan Yahoo





Contoh SEO

Saya mempunyai sebuah artikel di website ini yaitu “Analisis website jabarprov.go.id”, kemudian saya optimasi halaman artikel tersebut dengan teknik SEO yang saya gunakan dan dengan mentarget kata kunci “Analisis website jabarprov.go.id”, setelah saya optimasi dengan baik alhasil halaman tersebut dapat ranking satu dengan kata kunci yang saya target tersebut.

Sekarang saya yakin anda sudah mulai mengerti mengenai Search Engine Optimization, jika belum silahkan baca berulang – ulang pengertian dan contoh diatas sampai anda benar – benar paham J.

Seberapa Penting SEO itu?
Berikut pentingnya SEO bagi pemilik blog, web, atau toko online untuk belajar SEO:
  • Mengetahui tips dan trik agar situs berada pada posisi teratas atau halaman pertama hasil mesin pencari, khususnya Google.
  • Dengan situs berada pada posisi teratas atau halaman pertama maka situs yang dimiliki berpeluang untuk dikunjungi orang.
  • Semakin banyak pengunjung ke situs anda maka memperbesar peluang orang membeli produk, barang dan jasa yang ditawarkan, atau sekedar membaca artikel pada situs anda.
Sekilas Sejarah SEO
Menurut Danny Sullivan , istilah SEO digunakan pada 26 Juli 1997 oleh sebuah pesan span pda situs Usenet. Saat itu, algoritma mesin pencari belum kompleks sehingga mudah dimanipulasi. Versi awal algoritma pencarian hanya perdasarkan pada informasi yang disediakan pengelola web melalu meta tag pada kode HTML sebuah situs. Sementara itu, meta tag adalah penyedia informasi sebuat situs dengan serangkaian kata kunci (keyword).
Biasanya, sebagian pengelola web memanipulasi meta tag dengan menulikan kata kunci yang tidak sesuai dengan konten situs sehingga mesin pencari akan salah menempatkan atau memberi peringkat situs tersebut. Hal itu menyebabkan hasil pencarian tidak akurat dan merugikan para pengguna.

Dasar-Dasar SEO
Pengoptimalan SEO juga menjadi landasan untuk menguasai halaman pertama mesin pencari seperti Google, yang tentunya menjadi prioritas para pencari informasi untuk masuk ke dalam situs kita . Nah dalam artikel ini, saya sedikit menjelaskan apa-apa saja yang menjadi dasar-dasar SEO yang harus kita, para webmaster, ketahui untuk mengoptimalkan web/blog yang sedang kita kembangkan sehingga semakin baik kualitasnya.

1. Penggunaan Keyword
Apa keyword yang Anda gunakan untuk situs Anda? Periksa keyword tersebut dengan bantuan Google Adwords Tool, seberapa tren kah keyword tersebut, dan seberapa banyak yang menggunakannya untuk mendapatkan info di Google? Jika sudah mendapatkannya, silahkan pasang keyword tersebut di Judul Tulisan, Meta Tag/Description, URL Tulisan, dan di dalam tulisan itu sendiri. Pastikan kata yang Anda pakai di dalam tulisan tersebut diisi dengan kata kunci yang Anda gunakan. Jangan terlalu berlebihan karena Google akan menganggapnya sebagai Keyword Stuffing.



2. Internal Links
Jika di dalam postingan Anda terkait dengan postingan lainnya yang sudah pernah Anda tulis, kaitkan postingan yang satu dengan postingan lainnya menggunakan keyword yang kira-kira sama. Misalnya saya sudah pernah menulis tentang Analisis website jabarprov.go.id, maka di kalimat tersebut saya masukkan internal link yang mengarah ke tulisan tersebut. Keyword-nya di situ saya contohkan Google Pagerank. Internal links juga berguna untuk meningkatkan jumlah Page Views di blog Anda, yang membuat pengunjung lebih lama berada di blog Anda. Hal ini menjadi sesuatu yang baik bagi Alexa Rank.

3. Outbound Links
Sama seperti internal links, bedanya Anda mengaitkan satu kata kunci dengan link URL ke luar situs Anda. Jika tadinya Cara Prediksi Google Pagerank jika Anda klik akan menuju ke salah satu tulisan di dalam situs saya disebut dengan internal links, maka outbound link itu jika Anda menuju ke luar dari situs/blog saya (ke situs/blog orang lain) jika meng-klik salah satu kata/kalimat di dalam situs/blog saya.



4. Gunakan Template/Theme SEO Friendly
Ini sedikit banyak sangat membantu proses SEO kita karena struktur tag yang ada sudah sesuai dengan kaidah SEO. Gunakan theme/template SEO Friendly agar kita situs/blog kita loading-nya tidak berat, lebih simple, dan lebih enak dilihat.



5. Perbanyak Berkomentar
Di sini yang saya maksudkan adalah, perbanyaklah komentar di blog-blog yang ber-PageRank minimal 1 dan berkata kunci yang sama dengan blog Anda. Jangan asal-asal berkomentar di blog orang lain, karena terkadang malah dihitung sebagai komentar spam, dan akan segera dikenali blogger lain bahwa Anda merupakan blogger penyebar spam.




Sumber Referensi :

Tohiruddin, Muhammad., E MEMBUAT SITUS TOP SEARCH MAHIR SEO UNTUK PEMULA., Penerbit Kanaya Press, Jakarta, 2013
http://www.ilmuwebsite.com/ebook-belajar-seo-menaklukan-rimba-seo-internet-marketing
http://www.rudinazar.com/apa-itu-seo/
http://sugeng.id/cara-memaksimalkan-seo-di-blogger/
https://www.seniberpikir.com/dasar-dasar-seo/

Jumat, 21 Oktober 2016

DHCP SERVER pada Debian 8


DHCP Server
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah merupakan protocol pada jaringan yang akan memberikan alamat IP terhadap host atau client yang berada dalam satu jaringan secara otomatis
Jika sebuah jaringan local tidak menggunakan DHCP, maka untuk memberikan konfigurasi alamat IP pada computer client atau host harus secara manual. Sangat tidak efektif jika ada ratusan dalam jaringan local tersebut.
Namun, saat sudah dipasang DHCP server pada jaringan local pemberian alamat IP setiap host akan dilakukan oleh otomatis DHCP Server. Dan kita tidak perlu lagi melakukan pemberian alamat secara manual.

Konfigurasi DHCP pada Debian 8.3
Login sebagai super user atau root. Pada Debian menggunakan peruntah su setelah itu masukan password untuk root.
Gunakan perintah apt-get install isc-dhcp-server untuk install DHCP server. Ketika instalasi terminal akan meminta konfirmasi apakah akan melanjutkan instalasi ketik Y.


Setelah instalasi selesai lanjut untuk konfigurasi file DHCP. Buka file di direktori /etc/dhcp/dhcp.conf menggunakan file editor seperti nano atau gedit. Cari baris “A Slightly different configuration” ubah seperti berikut

Konfigurasi diatas berguna konfigurasi dhcp server pada jaringan local. Untuk keterangan pengaturannya seperti berikut:
· Subnet : IP network untuk client.
· Netmask : IP netmask untuk client.
· Range : jarak IP yang ingin digunakan untuk client.
· Option domain-name-servers : IP DNS server.
· Option domain-name : domain DNS server.
· Option routers : IP DHCP server.
· Option-broadcast-address : IP broadcast untuk client.
Kemudian save.


Selanjutnya buka file di direktori /etc/default/isc-dhcp-server.conf menggunakan file editor seperti nano atau gedit. Pada bagian INTERFACES masukan interfaces yang akan digunakan. Pada tutorial ini saya menggunakan interfaces “eth1“ atau Ethernet 1
Selanjutnya Restart layana DHCP menggunakan perintah berikut:

root@debian:~# /etc/init.d/isc-dhcp-server restart

Uji Coba
Lakukan pengujian pada komputer client, ubah settingan IP menjadi DHCP.


Jika DHCP server berjalan otomatis mendapat IP, maka DHCP berhasil. 










Selasa, 27 September 2016

E-Bussines dan E-Commerce

Nama : Deni Rahman
NPM  :5241369
Kelas : 4IA18
Saat ini orang-orang dapat melakukan interaksi bisnis seperti  membeli sesuatu, bertransaksi, dan menjalankan fungsi-fungsi bisnis melalui internet.  Selama terhubung dengan internet, konsumen serta pemilik/pengelola bisnis dapat melakukan dan mendapatkan apa yang mereka inginkan tanpa harus beranjak dari tempat duduknya.

Istilah e-commerce lebih dikenal daripada istilah e-business padahal keduanya tidaklah sama, namun kedua istilah ini tampaknya dikerucutkan menjadi satu istilah saja yaitu e-commerce mencakup juga sebagai e-business. Sebelumnya, perlu diketahui dan dipahami juga arti dari kedua istilah tersebut supaya pada pembahasan e-commerce yang lebih khusus kedua istilah ini tidak diperdebatkan lebih jauh.

Ecommerce
E-commerce merupakan kepanjangan dari Electronic Commerce yang berarti perdagangan yang dilakukan secara elektronik. Seperti halnya e-mail (Electronic Mail) yang artinya sudah diketahui yaitu pengiriman surat secara elektronik. Dalam buku “Introduction to Information Technology”, e-commerce berarti perdagangan elektronik yang mencakup proses pembelian, penjualan, transfer, atau pertukaran produk, layanan, atau informasi melalui jaringan computer, termasuk Internet (Turban, 2005:181).

E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.

Apabila dipilah e-commerce terdiri dari huruf e yang berarti elektronik dan commerce yang berarti perdagangan. Pada perdagangan konvensional dikenal adanya penjual dan pembeli, lalu perdagangan sesungguhnya ada barang atau jasa yang dijual dan tentu ada pembelinya. Kata ‘perdagangan’ itu sendiri berdiri dengan arti sekedar tawar menawar antara penjual dan pembeli, lalu apabila keduanya sepakat maka barulah dilakukan transaksi. Perdagangan yang seperti ini terjadi hanya ‘sesaat’ dan tidak ada relasi yang berarti antara penjual dan pembeli, dalam hal ini perdagangan hanyalah sekedar kegiatan menjual dan membeli.

e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll.  Selain teknologi jaringan internet , e-commerce juga memerlukan teknologi basisdata (databases), surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-commerce ini.

Sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, beberapa faktor yang termasuk:
1. Menyediakan harga kompetitif
2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah
3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
4.Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
7.Mempermudah kegiatan perdagangan
Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah:

·                         E-mail dan Messaging
·                         Content Management Systems
·                         Dokumen, spreadsheet, database
·                         Akunting dan sistem keuangan
·                         Informasi pengiriman dan pemesanan
·                         Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
·                         Sistem pembayaran domestik dan internasional
·                         Newsgroup
·                         On-line Shopping
·                         Conferencing
·                         Online Banking



Ada 4 model pokok yang berkembang dalam revolusi internet ini yang juga dinamakan the New Economy, yaitu :

1. Business-to-Business (B2B)
Adalah model perusahaan yang menjual barang atau jasa pada perusahaan lain. Ini diperkirakan sedang berkembang dengan cepat dari segi volume dan nilai perdagangan, jauh melebihi model – model yang lain.
Perlu dibedakan antara B2B E-Commerce dan B2B Exchange
·                         B2B E-Commerce.
Bentuk ini menawarkan penjualan atau pembelian dalam bentuk maya tetapi oleh satu perusahaan pada perusahaan lain saja. Jadi tidak terbuka untuk banyak perusahaan agar dapat ikut.
·                         B2B Exchange.
B2B Exchange adalah suatu jaringan dimana banyak pembeli dan banyak penjual dapat bertemu di ruang perdagangan maya.

2. Business-to-Cunsumer (B2C)
Ini adalah model perusahaan yang menjual barang atau jasa pada pasar atau publik. Contoh  Asus Store (store.asus.com) website E-Commerse yang baru didirikan oleh Asus yang menjual smartphone buatan asus langsung kepada konsumen..

3. Consumer-to-Consumer (C2C)
Ini adalah model perorangan yang menjual barang atau jasa kepada perorangan juga. Contoh adalah Tokopedia (www.tokopedia.com)  Melalui perusahaan ini, perorangan dapat menjual atau membeli dari perorangan lain melalui internet.

4. Consumer-to-Business (C2B)
Ini adalah model perorangan yang menjual barang atau jasa kepada perusahaan. Contoh ialah Priceline (www.priceline.com), dimana konsumen menawarkan harga tertentu dimana ia menginginkan membeli berbagai barang dan jasa, termasuk tiket pesawat terbang dan hotel.


E-Business
Terdapat beberapa definisi dari e-business, salah satunya menurut IBM adalah sebuah pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi untuk memberikan nilai bisnis yang berbeda dengan mengkombinasikan sistem dan proses yang menjalankan operasi bisnis utama dengan pemanfaatan teknologi internet.

Sedangkan menurut Steven Alter dari bukunya Information System: Foundation of E-Business. E business adalah praktek pelaksanaan dan pengelolaan proses bisnis utama seperti perancangan produk, pengelolaan pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan pesanan, dan penyediaan servis melalui penggunaan teknologi komunikasi, komputer, dan data yang telah terkomputerisasi.

Berdasarkan beberapa definisi e-bisnis yang dikemukakan di atas, kita dapat menggabungkannya ke dalam suatu definisi e-business yang utuh dengan melihat kesamaan dari setiap definisi tersebut dan menggabungkannya. Kesamaan tersebut dapat kita lihat dari beberapa sudut pandang, yaitu pelaku e-business, alat atau media atau sumber daya yang digunakan, objek atau kegiatan yang menjadi sasaran, tujuannya, dan keuntungan yang diberikan. Hasilnya sebagai berikut:

• Pelaku E-Business
‐ Organisasi, konsumen, perusahaan, supllier, pekerja, rekan bisnis

• Alat/Media/Sumber Daya yang Digunakan
‐ Teknologi informasi dan komunikasi
‐ Komputer, data yang telah terkomputerisasi
‐ internet

• Kegiatan Sasaran
‐ Kegiatan bisnis
‐ Proses bisnis utama
‐ Pembelian, penjualan,pelayanan, transaksi
‐ Operasi bisnis utama

• Tujuan
‐ Koordinasi, Komunikasi, dan Pengelolaan organisasi
‐ Transformasi proses bisnis
‐ Sharing informasi

• Keuntungan
– Pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi
– Memberikan nilai bisnis yang berbeda
– Efisien
– Peningkatan produktivitas dan keutungan

Dengan demikian, maka akan dengan mudah mendefinisikan e-bisnis dalam satu arti utuh, yaitu:
E-bisnis adalah penggunaan teknologi informasi dan komunikasi oleh organisasi, individu, atau pihak-pihak terkait untuk menjalankan dan mengelola proses bisnis utama sehingga dapat memberikan keuntungan—dapat berupa berupa keamanan, fleksibilitas, integrasi, optimasi, efisiensi, atau/dan peningkatan produktivitas dan profit.

Contoh: Harian Kompas yang juga memiliki e-bisnis Kompas Online. Kompas menjalankan proses bisnis utamanya berupa penyediaan berita dan distribusinya, tidak lagi hanya melalui media cetak saja tetapi juga melalui internet. Keutungan yang dapat diberikan Kompas online dapat diakses oleh seluruh penduduk di Indonesia (bahkan dunia), up to date, memangkas biaya kertas, dapat diakses 24 jam, dll.


Sumber referensi :
https://renaisca.wordpress.com/makalah-pti-2/makalah-pti/bab-ii-pembahasan/e-commerce-dan-e-business/
http://octianaeni.blogspot.co.id/2013/10/definisi-e-business-dan-perbedaannya.html

http://banking.blog.gunadarma.ac.id/2010/11/03/faktor-faktor-kesuksesan-dalam-e-business/

Ahmadi ,Candra ., E- Business & E- Commerce ., Penerbit Andi  Publisher , Jakarta, 2013


BioInformatika

Di Indonesia Bioinformatika masih belum dikenal oleh masyarakat luas. Di kalangan peneliti sendiri, mungkin hanya para peneliti biologi molekuler yang sedikit banyak mengikuti perkembangannya karena keharusan menggunakan perangkat-perangkat Bioinformatika untuk analisa data.
Secara umum, Bioinformatika dapat digambarkan sebagai: segala bentuk penggunaan komputer dalam menangani informasi-informasi biologi. Dalam prakteknya, definisi yang digunakan oleh kebanyakan orang bersifat lebih terperinci. Bioinformatika menurut kebanyakan orang adalah satu sinonim dari komputasi biologi molekul (penggunaan komputer dalam menandai karakterisasi dari komponen komponen molekul dari makhluk hidup).

Pengertian Secara Khusus
·         Bioinformatika "klasik"
Definisi Bioinformatika menurut Fredj Tekaia dari Institut Pasteur [TEKAIA2004] adalah: "metode matematika, statistik dan komputasi yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah-masalah biologi dengan menggunakan sekuen DNA dan asam amino dan informasi-informasi yang terkait dengannya."

·         Bioinformatika "baru"
Salah satu pencapaian besar dalam metode Bioinformatika adalah selesainya proyek pemetaan genom manusia (Human Genome Project). Selesainya proyek raksasa tersebut menyebabkan bentuk dan prioritas dari riset dan penerapan Bioinformatika berubah. Secara umum dapat\ dikatakan bahwa proyek tersebut membawa perubahan besar pada sistem hidup kita, sehingga sering disebutkan --terutama oleh ahli biologi-- bahwa kita saat ini berada di masa pascagenom.
Apa yang disebut orang sebagai research informatics atau medical informatics, manajemen dari semua data eksperimen biomedik yang berkaitan dengan molekul atau pasien tertentu --mulai dari spektroskop massal, hingga ke efek samping klinis—akan berubah dari semula hanya merupakan kepentingan bagi mereka yang bekerja di perusahaan obat-obatan dan bagian TI Rumah Sakit akan menjadi jalur utama dari biologi molekul dan biologi sel, dan berubah jalur dari komersial dan klinikal ke arah akademis.

Sejarah
Istilah bioinformatics mulai dikemukakan pada pertengahan era 1980-an untuk mengacu pada penerapan komputer dalam biologi. Namun demikian, penerapan bidang-bidang dalam bioinformatika(seperti pembuatan basis data dan pengembangan algoritma untuk analisis sekuens biologis) sudah dilakukan sejak tahun 1960-an. Kemajuan teknik biologi molekular dalam mengungkap sekuens biologis dari protein (sejak awal 1950-an) dan asam nukleat(sejak 1960-an) mengawali perkembangan basis data dan teknik analisis sekuensbiologis. Basis data sekuens protein mulai dikembangkan pada tahun 1960-an di Amerika Serikat, sementara basis data sekuens DNA dikembangkan pada akhir 1970-an di Amerika Serikatdan Jerman(pada European Molecular Biology Laboratory , Laboratorium Biologi Molekular Eropa).Penemuan teknik sekuensingDNA yang lebih cepat pada pertengahan 1970-an menjadi landasanterjadinya ledakan jumlah sekuens DNA yang berhasil diungkapkan pada 1980-an dan 1990-an, menjadisalah satu pembuka jalan bagi proyek-proyek pengungkapan genom, meningkatkan kebutuhan akanpengelolaan dan analisis sekuens, dan pada akhirnya menyebabkan lahirnya bioinformatika.

Bidang Yang Terkait Bioinformatika
1. Biophysics
Merupakan sebuah bidang interdisiplier yang mengaplikasikan teknik-teknik dari ilmu fisika untuk memahami struktur dan ilmu biologi. Ilmu ini terkait dengan bioinformatika karena untuk mengenal teknik-teknik dari ilmu fisika untuk memahami struktur tersebut membutuhkan penggunaan TI.

2.  Computational Biology
Bidang ini merupakan bagian dari bioinformatika yang paling dekat dengan bidang Biologi umum klasik. Fokus dari Computational Biology adalah gerak evolusi, populasi, dan biologi teoritis daripada biomedis dalam molekul dan sel. Pada penerapan bidang ini model-model statistika untuk fenomena biologi lebih di pakai dibandingkan dengan model sebenarnya.

3. Medical Informatics
Merupakan sebuah disiplin ilmu yang baru yang didefinisikan sebagai pembelajaran, penemuan, dan implementasi dari struktur dan algoritma untuk meningkatkan komunikasi, pengertian, dan manajemen informasi medis. Disiplin ilmu ini, berkaitan dengan data-data yang didapatkan pada level biologi yang lebih “rumit”, dimana sebagian besar bioinformatika lebih memperhatikan informasi dari sistem dan struktur biomolekul dan seluler.

4. Proteomics
Pertama kali digunakan utnuk menggambarkan himpunan dari protein-protein yang tersusun oleh genom. Mengkarakterisasi banyaknya puluhan ribu protein yang dinyatakan dalam sebuah tipe sel yang diberikan pada waktu tertentu melibatkan tempat penyimpanan dan perbandingan dari data yang memiliki jumlah yang sangat besar, tak terhindarkan lagi akan memerlukan bioinformatika.

5. Genomics
Adalah bidang ilmu yang ada sebelum selesainya sekuen genom, kecuali dalam bentuk yang paling kasar. Genomics adalah setiap usaha untuk menganalisa atau membandingakna seluruh komplemen genetik dari satu spesies atau lebih.

Bioinformatika dalam Dunia Kedokteran

1.      Bioinformatika dalam bidang klinis
Perananan Bioinformatika dalam bidang klinis ini sering juga disebut sebagai informatika klinis (clinical informatics). Aplikasi dari clinical informatics ini adalah berbentuk manajemen data-data klinis dari pasien melalui Electrical Medical Record (EMR) yang dikembangkan oleh Clement J.

2.      Bioinformatika untuk penemuan obat
Penemuan obat yang efektif adalah penemuan senyawa yang berinteraksi dengan asam amino yang berperan untuk aktivitas (active site) dan untuk kestabilan enzim tersebut. Karena itu analisa struktur dan fungsi enzim ini biasanya difokuskan pada analisa asam amino yang berperan untuk aktivitas (active site) dan untuk kestabilan enzim tersebut.. Dengan adanya Bioinformatika, data-data protein yang sudah dianalisa bebas diakses oleh siapapun, baik data sekuen asam amino-nya seperti yang ada di SWISS-PROT (http://www.ebi.ac.uk/swissprot/) maupun struktur 3D-nya yang tersedia di Protein Data Bank (PDB) (http://www.rcsb.org/pdb/). Dengan database yang tersedia ini, enzim yang baru ditemukan bisa dibandingkan sekuen asam amino-nya, sehingga bisa diperkirakan asam amino yang berperan untuk active site dan kestabilan enzim tersebut. Hasil perkiraan kemudian diuji di laboratorium. Dengan demikian, akan lebih menghemat waktu dari pada analisa secara random.



 Sumber Referensi :
Witarto , Bioinformatika: Mengawinkan Teknologi Informasi dengan Bioteknologi Trendnya di Dunia dan Prospeknya di Indonesia, [online], (https://witarto.wordpress.com/2008/01/16/bioinformatika-mengawinkan-teknologi-informasi-dengan-bioteknologi-trendnya-di-dunia-dan-prospeknya-di-indonesia/, diakses tanggal 7 oktober 2016 )

Witarto , BIOINFORMATIKA: Perkembangan, Disiplin Ilmu dan Penerapannya di Indonesia, [online], (ftp://202.125.94.81/pub/linux/docs/v06/Kuliah/SistemOperasi/2003/50/Bioinformatika.pdf , diakses tanggal 7 oktober 2016 )