Nama : Deni Rahman
NPM :5241369
Kelas : 4IA18
Saat ini orang-orang dapat melakukan interaksi bisnis seperti membeli sesuatu, bertransaksi, dan menjalankan fungsi-fungsi bisnis melalui internet. Selama terhubung dengan internet, konsumen serta pemilik/pengelola bisnis dapat melakukan dan mendapatkan apa yang mereka inginkan tanpa harus beranjak dari tempat duduknya.
NPM :5241369
Kelas : 4IA18
Saat ini orang-orang dapat melakukan interaksi bisnis seperti membeli sesuatu, bertransaksi, dan menjalankan fungsi-fungsi bisnis melalui internet. Selama terhubung dengan internet, konsumen serta pemilik/pengelola bisnis dapat melakukan dan mendapatkan apa yang mereka inginkan tanpa harus beranjak dari tempat duduknya.
Istilah e-commerce lebih dikenal daripada
istilah e-business padahal keduanya tidaklah sama, namun kedua istilah ini
tampaknya dikerucutkan menjadi satu istilah saja yaitu e-commerce mencakup juga
sebagai e-business. Sebelumnya, perlu diketahui dan dipahami juga arti dari
kedua istilah tersebut supaya pada pembahasan e-commerce yang lebih khusus
kedua istilah ini tidak diperdebatkan lebih jauh.
Ecommerce
E-commerce merupakan kepanjangan dari
Electronic Commerce yang berarti perdagangan yang dilakukan secara elektronik.
Seperti halnya e-mail (Electronic Mail) yang artinya sudah diketahui yaitu
pengiriman surat secara elektronik. Dalam buku “Introduction to Information
Technology”, e-commerce berarti perdagangan elektronik yang mencakup proses
pembelian, penjualan, transfer, atau pertukaran produk, layanan, atau informasi
melalui jaringan computer, termasuk Internet (Turban, 2005:181).
E-commerce pertama kali diperkenalkan
pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan
promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester,
perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003.
Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel
online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai
seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.
Apabila dipilah e-commerce terdiri dari
huruf e yang berarti elektronik dan commerce yang berarti perdagangan. Pada
perdagangan konvensional dikenal adanya penjual dan pembeli, lalu perdagangan
sesungguhnya ada barang atau jasa yang dijual dan tentu ada pembelinya. Kata
‘perdagangan’ itu sendiri berdiri dengan arti sekedar tawar menawar antara penjual
dan pembeli, lalu apabila keduanya sepakat maka barulah dilakukan transaksi.
Perdagangan yang seperti ini terjadi hanya ‘sesaat’ dan tidak ada relasi yang
berarti antara penjual dan pembeli, dalam hal ini perdagangan hanyalah sekedar
kegiatan menjual dan membeli.
e-commerce merupakan bagian dari
e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar
perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan
nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain
teknologi jaringan internet , e-commerce juga memerlukan teknologi basisdata
(databases), surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang
lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-commerce
ini.
Sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan
tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen
yang handal, beberapa faktor yang termasuk:
1. Menyediakan harga kompetitif
1. Menyediakan harga kompetitif
2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap,
cepat, dan ramah
3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang
lengkap dan jelas.
4.Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran
istimewa, dan diskon.
5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan
pembelian.
6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi,
masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
7.Mempermudah kegiatan perdagangan
Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan
e-commerce adalah:
·
E-mail dan Messaging
·
Content Management
Systems
·
Dokumen,
spreadsheet, database
·
Akunting dan sistem
keuangan
·
Informasi pengiriman
dan pemesanan
·
Pelaporan informasi
dari klien dan enterprise
·
Sistem pembayaran
domestik dan internasional
·
Newsgroup
·
On-line Shopping
·
Conferencing
·
Online Banking
Ada 4 model pokok yang berkembang dalam
revolusi internet ini yang juga dinamakan the New Economy, yaitu :
1. Business-to-Business (B2B)
Adalah model perusahaan yang menjual barang
atau jasa pada perusahaan lain. Ini diperkirakan sedang berkembang dengan cepat
dari segi volume dan nilai perdagangan, jauh melebihi model – model yang lain.
Perlu dibedakan antara B2B E-Commerce dan B2B
Exchange
·
B2B E-Commerce.
Bentuk ini menawarkan penjualan atau pembelian
dalam bentuk maya tetapi oleh satu perusahaan pada perusahaan lain saja. Jadi
tidak terbuka untuk banyak perusahaan agar dapat ikut.
·
B2B Exchange.
B2B Exchange adalah suatu jaringan dimana
banyak pembeli dan banyak penjual dapat bertemu di ruang perdagangan maya.
2. Business-to-Cunsumer (B2C)
Ini adalah model perusahaan yang menjual barang
atau jasa pada pasar atau publik. Contoh Asus Store (store.asus.com) website E-Commerse
yang baru didirikan oleh Asus yang menjual smartphone buatan asus langsung
kepada konsumen..
3. Consumer-to-Consumer (C2C)
Ini adalah model perorangan yang menjual barang
atau jasa kepada perorangan juga. Contoh adalah Tokopedia (www.tokopedia.com) Melalui perusahaan ini, perorangan dapat
menjual atau membeli dari perorangan lain melalui internet.
4. Consumer-to-Business (C2B)
Ini adalah model perorangan yang menjual barang
atau jasa kepada perusahaan. Contoh ialah Priceline (www.priceline.com), dimana
konsumen menawarkan harga tertentu dimana ia menginginkan membeli berbagai
barang dan jasa, termasuk tiket pesawat terbang dan hotel.
E-Business
Terdapat beberapa definisi dari e-business,
salah satunya menurut IBM adalah sebuah pendekatan yang aman, fleksibel, dan
terintegrasi untuk memberikan nilai bisnis yang berbeda dengan mengkombinasikan
sistem dan proses yang menjalankan operasi bisnis utama dengan pemanfaatan teknologi
internet.
Sedangkan menurut Steven Alter dari bukunya Information
System: Foundation of E-Business. E business adalah praktek pelaksanaan dan
pengelolaan proses bisnis utama seperti perancangan produk, pengelolaan pasokan
bahan baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan pesanan, dan penyediaan servis
melalui penggunaan teknologi komunikasi, komputer, dan data yang telah terkomputerisasi.
Berdasarkan beberapa definisi e-bisnis yang
dikemukakan di atas, kita dapat menggabungkannya ke dalam suatu definisi
e-business yang utuh dengan melihat kesamaan dari setiap definisi tersebut dan
menggabungkannya. Kesamaan tersebut dapat kita lihat dari beberapa sudut
pandang, yaitu pelaku e-business, alat atau media atau sumber daya yang digunakan,
objek atau kegiatan yang menjadi sasaran, tujuannya, dan keuntungan yang diberikan.
Hasilnya sebagai berikut:
• Pelaku E-Business
‐ Organisasi, konsumen, perusahaan,
supllier, pekerja, rekan bisnis
• Alat/Media/Sumber Daya yang Digunakan
‐ Teknologi informasi dan komunikasi
‐ Komputer, data yang telah
terkomputerisasi
‐ internet
• Kegiatan Sasaran
‐ Kegiatan bisnis
‐ Proses bisnis utama
‐ Pembelian, penjualan,pelayanan,
transaksi
‐ Operasi bisnis utama
• Tujuan
‐ Koordinasi, Komunikasi, dan Pengelolaan
organisasi
‐ Transformasi proses bisnis
‐ Sharing informasi
• Keuntungan
– Pendekatan yang aman, fleksibel, dan
terintegrasi
– Memberikan nilai bisnis yang berbeda
– Efisien
– Peningkatan produktivitas dan keutungan
Dengan demikian, maka akan dengan mudah
mendefinisikan e-bisnis dalam satu arti utuh, yaitu:
E-bisnis adalah penggunaan teknologi informasi
dan komunikasi oleh organisasi, individu, atau pihak-pihak terkait untuk
menjalankan dan mengelola proses bisnis utama sehingga dapat memberikan
keuntungan—dapat berupa berupa keamanan, fleksibilitas, integrasi, optimasi,
efisiensi, atau/dan peningkatan produktivitas dan profit.
Contoh: Harian Kompas yang juga memiliki
e-bisnis Kompas Online. Kompas menjalankan proses bisnis utamanya berupa
penyediaan berita dan distribusinya, tidak lagi hanya melalui media cetak saja
tetapi juga melalui internet. Keutungan yang dapat diberikan Kompas online dapat
diakses oleh seluruh penduduk di Indonesia (bahkan dunia), up to date,
memangkas biaya kertas, dapat diakses 24 jam, dll.
Sumber referensi :
https://renaisca.wordpress.com/makalah-pti-2/makalah-pti/bab-ii-pembahasan/e-commerce-dan-e-business/
http://octianaeni.blogspot.co.id/2013/10/definisi-e-business-dan-perbedaannya.html
http://banking.blog.gunadarma.ac.id/2010/11/03/faktor-faktor-kesuksesan-dalam-e-business/
Ahmadi ,Candra ., E- Business & E- Commerce
., Penerbit Andi Publisher , Jakarta, 2013